Tuhan sedang asik bercerita ketika itu tentang langit dan bumi ketika adam mencuri pandang ke arah buah kuldi yang ranum dan buah dada hawa yang tak kalah ranum

Sedang hawa begitu memperhatikan apa yang diucapkan Tuhannya sampai detail terkecil sampai ketika tuhan hendak memberikan petuah tentang larangan-larangan surga adam iseng menjawil buah dada hawa dan seketika hawa meleng melirik pada adam yang memasang wajah nakalnya, apa yang Tuhan katakan buat dua manusia tersebut tak lagi mereka perhatikan.

Pelajaran hari itupun berakhir meski waktu Tuhan yang buat.

“lihatkah kau Buah itu begitu ranum dan menggoda” kata adam sambil bergantian memandang buah kuldi dan buah dada hawa.

“ya benar katamu, lalu kenapa?” sahut hawa

“ia rupanya telah siap dipetik”

“hmm….!”

“kau mau kupetikkan dan kita makan bersama, pasti begitu nikmat”

“tapi kalau aku tak salah bukankah tuhan melarang kita untuk memakannya?” hawa berusaha mengingat pelajaran hari ini yang hilang samar-samar dari ingatannya

“ah..! tau darimana kau? Apa Tuhan mengatakan seperti itu? Tak mungkin, yang kutau setiap ciptaannya baik dan kenapa tak baik buat dimakan untuk buah yang satu itu?” sebenarnya adampun samar mendengar larangan itu tapi sifat bengal lelaki telah lahir dari awal penciptaannya.

“ah mungkin begitu?” jawab wanita itu goyah

“nah kalau begitu marilah kita kesana dan memetiknya barang sebuah!” ajak adam seketika memegang tangan hawa dan berlari mendekati larangan

Ketika itu Iblis tak ikut ambil bagian ternyata dan tak usah susah-susah menggoda mereka tinggal nanti ia ceritakan bahwa ia yang telah berhasil menggoda mereka (ah dasar licik!)

Tangan pertama telah menggapai

Ketika awal manusia tercatat dosa

Dosa ranum

Dosa yang manis

Dosa yang menggoda

Seketika mendarah daginglah

Dosa pertama

Dosa adam

Dosa hawa

Tuhan menatap

Dan seketika berpijaklah

Manusia pada hamparan

Yang mempertaruhkan harapan

dan kejelasan siang.

Malang10maret2010 10.23pm

Iklan