Maka ketika hati-hati tersebut disatukan,
Tuhan persiapkan sebuah berkah,
hadirlah dalam pergulatan waktu,
tangis yang muruak pertama kali,
senyum yang disunggingkan,
diantaranya, ia yang diciptakan Tuhan untuk keluarga ini,
dengan kebahagiaan, dan berkah yang telah ditulis pada langit yang tercipta bagi kita.

Seribu rapal doa dari mulut-mulut yang penuh harap,
ya ayahmu, ya ibumu, ya seluruh runut darahmu.
Saat ini belajarlah ia kehidupan,
fase-fase yang diciptakanNya nikmatilah,
akan jadi seperti apa kau nanti,
yang kita mampu hanyalah mengenggam tanganmu,
mengajarimu merangkak, berdiri, mendengarmu mengucap pertama kali,
lalu beribu harap dan doa kami sampirkan dalam kehidupanmu nanti.
Jadilah seperti harapan yang dilekatkan pertamakali ayah dan ibumu,
bintang dengan sinarnya yang sampai pada kejauhan alam semesta,
yang membuat langit malam tak hambar
dan yang menjadi petunjuk para nahkoda-nahkoda kapal vinisi.

malangmalamhari

Iklan